Halo Brotherhood...Selamat datang di Blog COMPAC (Community Palm Kartika) Jakarta. COMPAC adalah Sebuah club para pencinta dan pengguna motor [biker] khususnya yang berada di sekitar Bambu Apus, dan Jakarta Umumnya. COMPAC didirikan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2008. COMPAC memiliki visi menjadi club yang solid, guyub, kekeluargaan, saling berbagi dan menjunjung tinggi brotherhood sesama anggota dan sesama biker lainnya. Mengusung misi merangkul para biker di Jakarta baik para biker yang sudah tergabung dalam klub maupun privateer dalam satu visi dan mengembangkan perilaku santun, elegan, mengembangkan budaya yang sopan santun dan tidak arogan di jalan sampai tercipta jalanan sebagai suatu tempat yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Mitos Oli Mobil Buat Motor, Apa Boleh?

Polemix oli mobil boleh dipakai buat motor, cukup ramai dibicarakan di kalangan bikers. Katanya tarikan justru lebih enak. Apakah benar demikian? Apakah cara ini aman dan tidak merusak mesin motor dalam pemakaian jangka panjang?

“Oli mobil dipakai buat motor sebenarnya sih oke-oke saja. Namun kami sangat tidak merekomendasikannya,” ujar Yulfian. Pria yang menjabat sebagai technical suppport di PT Topindo Atlas Asia ini juga menambahkan kalau spek oli dan aditif oli mobil berbeda dengan oli motor. Apabila dipaksakan penggunaannya, ditakutkan akan timbul beberapa masalah seperti perpindahan gigi slip.

“Oli mobil biasanya mempunyai spesifikasi khusus mesin dengan kopling kering. Sedangkan tidak semua motor mempunyai spesifikasi motor seperti itu, hanya motor transmisi matik dan beberapa tipe motor gede (moge) yang memiliki sistem kopling kering. Sedangkan motor bebek dan motor sport berkapasitas kecil, kebanyakan masih menganut sistem kopling basah,” tambahnya.

Jadi, apabila ada yang ingin menggunakan oli mobil buat mesin motor, hendaknya berpikir dua kali. Sebaiknya tetap memakai oli dengan spek yang direkomendasikan pabrikan. Seperti grade SAE dan kapasitas oli pada motor itu sendiri. Mencegah lebih baik daripada memperbaiki bukan?

Sumber: otomotifnet.com

Read More....

Rangka Bajaj Pulsar 180 DTSi Retak Karena Box

Si Ngorok, Bajaj Pulsar 180 DTSi saya, ternyata mengikuti kejadian yang dialami para pemakai box yang lain. Apa gerangan kejadian yang dialami pemakai box yang lain? Tak lain dan tak bukan adalah rangka retak karena beban box. Pulsarian telah mempublikasikan hal ini dan menghimbau pemakai box untuk menambahkan plat besi di rangka Pulsar 180. Saya sudah mengetahui himbauan itu tetapi saya tidak berpikir bahwa Si Ngorok akan ikutan retak rangkanya. Ternyata, rangka Si Ngorok benar-benar retak.

Di bawah ini petunjuk mengenai bagian-bagian dari rangka yang harus ditambahi plat besi yang dilas. Petunjuk lengkapnya silakan ke website Pulsarian.



Saran untuk yang akan beli Bajaj Pulsar

Sebagai pemilik Bajaj Pulsar saya sarankan kepada yang berminat untuk membeli Bajaj Pulsar 180DTSi agar hanya membeli jika Sampeyan tidak akan memasang box. Seandainya Sampeyan punya niat memasang box di sepeda motor Sampeyan, sebaiknya Sampeyan membeli sepeda motor lain seperti Yamaha ScorpioZ, Honda Tiger, Honda Megapro, atau Suzuki Thunder 125. Saya belum pernah mendengar ada salah satu dari keempat sepeda motor tersebut yang rangkanya retak gara-gara dipasangi box.

Memang rangka bisa dibantu dengan penambahan plat besi. Akan tetapi, kalau ada sepeda motor lain yang rangkanya sudah kuat tanpa harus dipasangi plat besi tambahan, buat apa beli sepeda motor yang rangkanya ringkih dan mudah retak?

Saran untuk PT Bajaj Auto Indonesia

Menindaklanjuti kejadian ini, di mana motor saya adalah motor kelima yang rangkanya retak sebagai akibat tidak kuat menyangga beban box, sebaiknya PT BAI mengedukasi pemakai dan calon pemakai untuk tidak menggunakan box tambahan pada Bajaj Pulasar 180DTSi karena rangka tersebut (sepertinya) tidak disiapkan untuk mampu menyangga tambahan beban berupa box.

Namun, sebaiknya PT BAI mempertimbangkan bahwa kemungkinan pengguna Bajaj Pulsar untuk menggunakan box cukup tinggi. Apalagi buat anggota klub/komunitas yang gemar touring. Nggak hanya Bajaj Pulsar, pemakai Tiger, Scorpio, Megapro dan Thunder pun banyak yang pakai box. Bahkan, bebek dan bebek matic pun pakai box. Yang jadi pikiran adalah, kualitas besi rangka Bajaj Pulsar di bawah motor-motor yang lain. Bukti sudah ada, 5 Bajaj Pulsar 180DTSi rangkanya retak dan kelima-limanya memakai box.

Read More....

Komparasi Minerva R150SE Vs Honda CBR 150R

Macam Piston Dibelah

Sulit membedakan lihat Minerva R150SE nyempil di deretan Honda CBR 150R. Githu juga sebaliknya, kalo liat Honda CBR 150R di antara deretan Minerva R150SE! Dari segi desain, kedua kereta besi roda dua ini macam piston dibelah dua. Mirip bangeeetsss!

Berangkat yang bukan kemana-mana, tapi dari kemiripan itu, Em-Plus coba bikin komparasi. Ember! Kalau dilihat dari harga, terpaut jauh berbeda. Minerva R150SE dijual dengan banderol Rp 16 jutaan. Sedang Honda CBR 150R dilego Rp 36 jutaan. Hitunganyam, 1 : 2 cuy!.

Mantapnya, R150SE dan CBR 150R tetap booming dan begitu banyak diminati. Terlebih R150SE, penjualannya tidak kalah sama motor Jepang umumnya. Bahkan, motor pabrikan non-Jepang.

Baiklah kalau githu! Ketimbang ngomong terus, gimana kalau langsung dibedah. Termasuk kelebihan dan kekurangan dari keduanya. Apakah punya kemiripan selain bodi?

Okeh!

SPIDOMETER
Jika lihat angka di spidometer, baik itu kecepatan atau rpm sepertinya gak jauh beda sama CBR 150R. Tapi kalau diteliti lagi lebih jauh, bagian indikator paling kanan, ada voltmeter yang berfungsi mengukur kondisi aki atau battery.

Meski angka kecepatan dan rpm sama, tapi coba lihat indikator spido paling kanan. Ini yang membedakan! Di CBR, indikator ini diisi petunjuk suhu mesin. Itu karena CBR memiliki pendinginan mesin lewat radiator.

PENDINGIN MESIN
Enggak mau ketinggalan dari CBR 150, maka R150SE pun pakai pendingin. Tapi, kalau yang ini sih sebenarnya bukan lebih bersifat mendinginkan mesin. Lebih kepada lancarnya sirkulasi oli. Sebab yang dipakai adalah oil cooler.

Dengan harga jual di atas Rp 30 juta, pantas jika CBR menawarkan pendingin ekstra. Yaitu, liquid cooled alias radiator. Komponen ini bikin pengendara merasa lebih aman memacu motor dalam waktu lama. Betul?

PERCEPATAN
Mesin menganut tipe SOHC satu silinder 149 cc, 5 percepatan. Pola gigi, layaknya motor sport tulen. Gigi 1, tuas perseneling diinjak. Untuk menaikan ke percepatan lebih tinggi, gigi pun tinggal dicungkel ke atas. Klek!

Ini yang bikin beda! Meski sama mengusung kapasitas silinder 150 cc, tapi tipe mesin CBR adalah DOHC. Ya, ada dua noken-as untuk menggerakan kinerja buka tutup klep. Makin beda lagi, motor CBU dari Thailand ini juga sudah dilengkapi 6 percepatan.

KAKI-KAKI
Kalau jeli, ini yang bisa membedakan antara CBR pekgo dengan R150SE. Ya! Kalau kaki depan CBR masih menggunakan sok teleskopik, tapi di Minerva enggak tuh! R150SE sudah pakai sok model up-side down.

Meski kaki-kaki model teleskopik, tapi soal lincah juga handling dan redaman, enggak kalah dengan sok model upside down yang ditawarkan R150SE. Sekali lagi, ini yang jelas membedakan CBR dengan ‘kembarannya’ ini.


FITUR LAIN

Bentuk kaki belakang, bisa dibilang tetap mirip. Kalau tidak percoyo, silakan tengok penutup rantai. Dari bentuknya saja sama. Bahkan, buat pengereman belakang, Minerva juga sudah mengandalkan disk brake alias cakram.

Memang, sekilas sama. Tapi, ada fitur lain di kaki belakang yang tidak dimiliki Minerva. Yaitu pengaman gir belakang. Fitur ini, mencegah rantai selip ke celah gir dan arm jika tiba-tiba puntus rantai. Fitur ini, juga diaplikasi di motor Honda terbaru di Indonesia. Misalnya, Honda Blade 110R.

AKSELERASI

Tampang boleh sama dengan CBR 150, tapi kemampuan berlari jauh di bawah CBR. Meski setiap perpindahan gigi terasa menghentak, tetap larinya tidak bisa mengimbangi CBR. Buktinya, untuk raih kecepatan 60 km/jam butuh waktu lama.

Uang memang kagak bohong! Dengan harga Rp 36 jutaan, CBR dilengkapi mesin DOHC dan handling yang benar-benar sporty. Untuk meraih kecepatan 0 – 60 km/jam, cukup butuh waktu 4,02 detik.

TABEL AKSELERASI

Minerva R150SE
0 – 60 km/jam : 12,31 detik
0 - 100 meter : 11,82 detik
0 – 201 meter : -

Honda CBR 150R
0 – 60 km/jam : 4,02 detik
0 – 100 meter : 6,80 detik
0 – 201 meter : 10,98 detik

SELAIN MINERVA
Pesona Honda CBR 150R sepertinya jadi perhatian buat produsen mona alias motor Cina. Selain Minerva, ada juga merek lain yang hadir dengan tampang serupa. Yaitu, Happy atau Jialing.

Kabar keberadaan CBR rasa Happy atau Jialing, juga masih simpang siur. Ada yang bilang sudah lama ditarik dari peredaran karena sesuatu hal. Juga ada yang bilang karena memang kurang diminati pada saat itu. Terserah deh!

Di luar negeri sono, pabrikan motor Taiwan, Kymco, juga bikin motor laki bercita rasa CBR 150R. Nama yang dipakai, Kymco Quannon 150. Kabarnya, Quannon bakal resmi dan mungkin juga langsung diterima pasar dunia pada 2010.

Motor sport katagori kecil ini juga bakal merambah pasar eropa. Pasar yang memang begitu welcome dengan semua produk Kymco. Mulai dari skuter sampai ATV. Jga memang ideal untuk jadi moge kecil untuk latihan atau beradaptasi sebelum bawa moge beneran.

Quannon mengusung dapur pacu 4-tak air-cooled dengan 5 percepatan. Diklaim ramah lingkungan dan mantap diajak bermanuver di jalanan kota seperti Jakarta.

Sumber: motorplus-online.com

Read More....

Motor termewah dan termahal di dunia

SUPER LUXURY AND MOST EXPENSIVE MOTO IN THE WORLD


Ecosse Spirit ES1, 3,6 juta dolar AS [Rp 36 milyar] utk selebrities milyarder.


Paket pembelian Ecosse Spirit ES1 termasuk pelatihan berkendara
dgn para-pembalap level juara.


Ecosse Titanium Series RR 275 ribu dolar AS [Rp 2,75 milyar],
edisi terbatas, diproduksi hanya 10 unit.


Sasis Titanium lbh keras drpd baja, tp bobotnya hanya 1/10nya,
sangat sulit dilas dan sangat mahal.


Ecosse Titanium memiliki bodi serat karbon, dgn sadel jahitan-tangan.


Ducati Desmosedici RR, 72,5 ribu dolar AS [Rp 275 juta],
moto jalanan yg menggunakan teknologi motoGP.


Ducati Desmosedici RR memiliki mesin berdaya 200 tenaga kuda, tp bobotnya hanya 185 kg,
menjadikan Ducati Desmosedici RR ini sbg moto jalanan tercepat di dunia.


Ducati Desmosedici RR, edisi terbatas, diproduksi hanya 1.500 unit, shg sangat ekslusiv.


Ecosse Heretic, harga mulai 74,8 ribu dolar AS [Rp 748 juta],
dikerjakan langsung menggunakan tangan oleh para pelas, mekanik, pencat, dan bekleder.


Anda dpt memilih warna sasis dan pekerjaan bodi utk Ecosse Heretic, sesuai dgn selera anda.


Bourget's Bike Works, di Phoenix, Arizona, AS,
merancang dan merakit moto berdasarkan pd pesanan.


Para pemesan bisa dgn bebas memilih
warna, cat, ukuran mesin, dan bekleding pd Bourget's Cobra.


"Apa pun yg diinginkan para pemesan, kami menyediakannya," kata Roger Bourget,
opsir pelaksana kepala pd Bourget's Bike Works, "Kami membangun ego utk para pria."

Sumber: Time inc

Read More....

Mega Pro ReBorn

Mega Pro ReBorn Duluan !!!
Maret 2, 2009 · 99 Komentar

Dibelakang kabar panas New V-ixion yang dikabarkan mau nongol tengah tahun 2009, Mega Pro yang sudah tidak terdengar gaungnya bisa jadi ReBorn Duluan….he he he tunggu aja tanggal mainnya..eh tanggal nongolnya.

Bisa jadi slogan “Semakin Di Depan” mungkin lebih pantas untuk Honda, seandainya aja emang kali ini lagi-lagi product Honda nongol duluan pas sebelum hari-H kompetitornya akan nongol. Lihat saja…Beat nongol sebelum New Mio 2008, Blade nongol pas sebelum Vega ZR baru kemudian New Revo benar-benar siap keluar dengan kekuatan penuh.

Nah tentunya Honda akan “Semakin Di Depan” jikalau sekali lagi Mega Pro “ReBorn” duluan sebelum New V-ixion.
Nah dengan suspensi monoshock, dan frame yang berubah total product ReBorn ini benar-benar ReBorn, tidak sekedar ganti baju. Desain Body yang berubah TOTAL, bahkan Mesinnya juga ReBorn, gak pake konfigurasi mesin lama lagi.
Pokoknya Siiip, Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!

AHM tentunya sangat mengharapkan product ReBorn-nya ini akan membabat habis V-ixion, bukan sekedar modal jurus Body Motor yang tampil menawan untuk memikat konsumen, tapi benar-benar product yang mampu bersaing untuk head to head langsung menjawab tantangan ketangguhan teknology V-ixion. Sebuah product yang pantas untuk ditunggu kemunculannya….Kita nantikan saja.

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Kategori: GOSSIP · MOTOR
Tagged: gosip motor, Info Motor Gress, Info Motor terpercaya, informasi motor baru, mega pro reborn, model baru 2009, motor baru, motor baru 2009, Motor Baru Honda, Motor Sport Baru, New Motor 2009, reborn, segera launching

Read More....

First Ride Kawasaki KLX 150

Jakarta - Setelah lama menanti, akhirnya detikOto dapat mencoba merasakan ketangguhan motor trail teranyar Kawasaki yakni KLX 150 S.

Di acara Grand Launching New KLX 150 S yang diadakan PT Kawasaki Motor
Indonesia (KMI) di Parkir Timur Senayan, Sabtu 16 Mei 2009 ini setiap pengunjung yang hadir dipersilahkan untuk mencoba merasakan sensasi berkendara dengan motor segala medan tersebut.



Dan ketika detikOto mendapat giliran mencoba, hal itu pun tidak disia-siakan begitu saja.

Namun tak lengkap rasanya bila sebelum menaiki motor ini kita tidak memandang tubuh indahnya terlebih dahulu. Karena memang tidak bisa dipungkiri, sisi luar KLX 150 S ini memang telah dianugerahi tampang kekar yang sangat macho.

Tinggi motor yang dibanderol seharga Rp 21,7 juta ini pun terasa sangat pas untuk ukuran orang Indonesia. Karena dengan ukuran 1.975 x 760 x 1.080 mm (PxLxT) seorang yang memiliki tinggi sekitar 170 cm pun tidak akan merasa kesulitan menungganginya.

Ketika mesin berkapasitas 150 cc yang di gendong KLX 150 S mulai dinyalakan, suara mesin pun terdengar sangat lembut. Namun hal itu segera saja berubah ketika kita mulai menggebernya, sebab mesin 4 langkah SOHC dengan 2 katup ini ternyata sangat responsive dan bertenaga.

Apalagi motor ini pun di klaim memiliki daya maksimal sebesar 8.60 kW di putaran 8.000 rpm dengan torsi maksimal mencapai 12 Nm di 6.500 rpm. Hanya saja dengan trek pendek yang disediakan KMI, detikOto belum dapat memaksimalkan motor berpendingin udara ini.

Namun keunggulan utama motor ini sebenarnya ada di kedua kakinya. Sebab dengan berbekal suspensi depan teskopik 33 mm dan suspensi belakang monoshock Uni Trak motor ini terasa sangat nyaman dan mantap untuk menggilas semua medan.

Terlebih di kedua rodanya baik depan maupun belakang telah di lengkapi dengan sistem rem hidrolik yang telah dilengkapi disc brake pun terbukti sangat mantap.

Over all, kemampuan motor yang memiliki tag line 'Light Trail, Delight Your Way' ini terasa memang sangat mengagumkan. Apalagi KMI pun menawarkan harga yang sangat terjangkau untuk semua teknologi yang diusungnya.

(sumber: detikoto)

Read More....

Minerva Sachs 250

OTOMOTIFNET - Akhirnya terkuak juga wujud Minerva 250 ini. Selama ini kita hanya tahu tiga motor sport dengan desain aduhai ini dilabeli Megelli di Eropa sana. Dan di Indonesia akan diganti merek jadi Minerva. Ternyata tidak sesederhana itu, tapi Minerva 250 merupakan kolaborasi tiga Negara yang oleh PT Minerva Motor Indonesia (MMI) disebut dengan strategi Global Alliance Minerva.


Kolaborasi Tiga Negara
Tiga Negara yang dimaksud adalah United Kingdom (Inggris), Jerman dan Indonesia. Tentunya masing-masing Negara memiliki porsinya sendiri-sendiri dalam berkontribusi membangun tiga varian Minerva 250. Dimulai dari desain, Minerva 250 ini di desain oleh Megelli dari Inggris. Maka tak heran bila desainnya sangat sporty, stylis dan futuristik tapi tetap manis dilihat. Khas desainer Eropa.

Para desainer dari Megelli merupakan desainer motor sport dunia seperti Triumph dan Ducati. Makanya sasis turbular yang biasa dipakai oleh motor sport Eropa bisa ditemui juga di Minerva 250. Selain terlihat gagah dan unik, sasis ini memiliki dimensi yang kompak sehingga mudah untuk diisi mesin apa saja.

“Dari 50cc sampai 250 bisa masuk, maka dari tidak akan kesulitan saat menyesuaikan dimensi mesinnya,” aku Barry Hall, Managing Director Megelli. Megelli memang sudah kondang di Eropa dan beberapa Negara di benua Amerika dan Asia. Tapi tidak semua Megelli menggunakan mesin yang sama. Semua tergantung dengan siapa pabrikan yang bermarkas di Lincoln, Inggris bekerja sama.


Kolaborasi tiga negara

Di Eropa, Megelli justru di jejali mesin 125cc. Dengan settingan suspensi yang lebih tinggi dari versi yang masuk ke Indonesia. Lalu apakah desain ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. “Saya yakin desain ini akan membuat kesuksesan yang sama dengan yang teradi di negara-negara lain di Eropa,” yakin bule bertubuh gempal ini.

Karena sasisnya flesibel maka tak heran bila Minerva Indonesia kembali menunjuk Sachs untuk mensuplai mesin. Hanya sesuaikan bracket saja, mesin langsung bisa terpasang,” ungkap Kristianto Goenadi, President Director PT MMI. Mesin 250cc yang diusung oleh Minerva 250 ini di kembangkan dan beberapa part nya di buat di Thailand.

Kebetulan, Sachs yang berasal dari Jerman ini memiliki pabrik di Thailand juga. “Kita sudah melakukan berbagai pengetesan baik di jalan raya maupun di jalur luar kota dengan mesin 250cc ini. Dan saya yakin hasilnya baik,” aku Hartmut Huhn, Director Sachs. Lalu banyak juga yang menanyakan kenapa tidak dilengkapi dengan radiator, Hartmut Huhn juga memberikan alasan.

“Untuk tenaga 20dk saya rasa tidak perlu menggunakan radiator. Kita sudah coba di Thailand yang iklimnya hampir sama dengan Indonesia, saat itu kita menggunakan Minerva 250R yang full fairing tapi nyatanya tidak ada masalah,” yakin Hartmut sambil menjelaskan mesin 250cc nya dilengkapi dengan inner balancer shaft engine untuk mereduksi getaran mesin.


Detail unik
Lalu apa kontribusi Indonesia sendiri? Selain sebagai pasar, Indonesia juga di jadikan tempat perakitan. “Selain itu local content pada produk ini juga akan kita tambah terus. Saat ini baru 10% tapi akan kita coba tingkatkan hingga 30%,” ungkap Kristianto Goenadi. Saat ini yang buatan lokal baru sebatas aki, brake pad dan sticker.

Dengan gabungan tiga Negara ini, terbangunlah sebuah sepeda motor bernama Minerva Such 250. Dengan desain dari Megelli, Inggris. Mesin dari Such, Jerman. Dan perakitan serta beberapa part dari Indonesia.

Spesifikasi:
Engine Type: SOHC
Bore x Stroke : 72,5 x 59,8
Displacement : 247cc
Compression Ratio : 11,2:1
Max Power : 20,5hp / 8500rpm
Max Torque : 18NM / 8000rpm
Lubrication System : Forced & Wetsump
Gear Transmition : 5 speed
Ignition : CDI
Frame type: Trellis Configuration
Front Suspension : Telescopic
Rear Suspension : Mono shock
Swing Arm : T6 Alumunium
Wheel Front Rim : 2.75 x 17
Wheel Rear Rim : 3.50 x 17

Read More....

Coocase : Box Motor Modern Asal Belgia

Jakarta, 15Mei 2009. Kalau anda mengamati perkembangan dan pemakaian box di motor saat ini, semakin jelas kalau box sudah menjadi trendsetter dan life style bikers masa kini. Maka tak heran, kini makin banyak pula produsen box motor yang menawarkan produk-produk tersebut.



Nama merek dagang Givi dan Kappa adalah nama sudah tidak asing lagi bagi kalangan bikers, tapi sekarang sudah ada produk lainnya yang kini bisa menjadi pilihan dengan kualitas yang tak kalah bagusnya dengan kedua nama tadi. Box motor tersebut berasal dari negara BELGIA dengan merek COOCASE (hhtp://coocase.com/).

Dispaly produk dan demo box COOCASE ini ditunjukkan oleh rekan-rekan bikers “MarinaX ” dari komunitas HTML Jakut yang turut membuka lapaknya di ajang Otobursa Tumplek Blek Otomotif yang berlangsung di Parkir Timur, Senayan (2-3 mei 2009).

Keunggulan box COOCASE tersebut adalah pemakaian remote control dengan jarak antara 15 s/d 25 meter. User tidak perlu lagi repot membuka kunci, tinggal pencet remote control, kemudian ketika user sudah dekat, box pun hanya dibuka saja. Demikian pula ketika menutup box, taruh tutup box-nya, kemudian pencet dan otomatis box terkunci, maka user pun tinggal berlalu menjauhi box-nya. Mudah kan?

Dari segi bahan jelas terlihat box COOCASE sangat berkualitas, memiliki ketahanan dan ketebalan yang memadai. Jika motor sampai jatuh, tampaknya box COOCASE ini memiliki daya tahan bagus. Warna yang ditawarkan hanya tersedia warna abu-abu tua.

Jika anda sungguh berminat dan ingin tahu harga pasnya, serta jenis dan ukurannya, silahkan saja menghubungi Authorised Dealer CCOCASE melalui telepon: (021) 992 80375.








Read More....

Tang Bag buat Travelling

Jakarta, 12 Mei 2009. Apakah anda seorang bikers penggemar touring? Apakah anda sedang membutuhkan perlengkapan tambahan di motor buat menyimpan barang berharga?

Jika anda menjawab iya, maka tak pelak lagi anda harus membutuhkan sebuah tas khusus atau ‘tank bag’ yang biasa dipakai touring. Tas ini akan membantu anda selama perjalanan, touring ataupun untuk aktivitas harian.

Kalau bicara soal box yang dipasang dibelakang motor, atau box disamping motor itu sudah biasa. Tapi bagaimana jika anda perlu menambahkan satu perlengkapan tambahan yang disebut dengan tas tangki atau ‘tank bag’?

Benda ini pasti sangat membantu ketika anda ingin menyimpan barang-barang berharga, atau barang-barang yang ingin cepat diambil dari pada anda harus mengambil di box motor yang mana anda harus turun dulu dari motor.

Barang-barang yang biasanya di taruh di ‘tank bag’ adalah barang-barang yang diperlukan dengan sangat cepat, sebagai contoh saja alat HP, kamera, battere, peta, alat-tulis, GPS, handuk kecil, minuman, permen, roti/snack, dokumen surat keterangan kepolisian (surat jalan), dan lain-lainnya sesuai dengan kebutuhan anda sendiri.

Jika anda berpikir bahwa perjalanan touring akan menyenangkan, maka anda pun harus “memikirkan hal-hal yang praktis dan mudah selama perjalanan,” agar perjalanan anda tersebut menjadi nyaman dan tidak terganggu dengan hal-hal yang sepele.



Ada banyak pengalaman buruk selama touring dimana anda akhirnya harus mengambil batterai cadangan, peta, minuman, handuk membasuh keringat, dan lain sebagainya tetapi semuanya tersimpan didalam box. Haruskah anda minta perjalanan touring berhenti dulu?

Nah, yang beginian suka bikin repot karena anda harus mengambil barang-barang tadi di dalam box. Kalau ini merepotkan, kenapa tidak kita simpan di ‘tank bag’ saja?

Bagi mereka yang datang ke Otobursa Tumplek Blek Otomotif (2-3 Mei 2009), ada sebuah lapak yang membuka barang dagangannya khusus menawarkan produk perlengkapan touring ‘tank bag’. Sang penjual dengan ramah menyambut pengunjung, walaupun pengunjung hanya sekedar melihat-lihat.

Merek “7GEAR” adalah merek produk ‘tank bag’ yang ada di Otobursa tersebut, dari brosurnya merek ini sangat mudah diingat. Apalagi ketika melihat produk display yang lagi menempel di motor Honda Tiger warna putih. :-)

Produk ‘tank bag 7GEAR’ ini terbuat dari bahan yang berkualitas, bagian atas ada ‘transparan cover’ untuk menyimpan peta yang tetap terbuka. Ini penting dari pada pakai peta lipat yang suka bikin bingung perjalanan touring. Kemudian ‘tank bag’ ini dilengkapi dengan rain cover walaupun dalam keadaan hujan perjalanan touring anda dijamin masih bisa dilanjutkan.

‘Tank bag 7GEAR’ dilengkapi dengan magnet khusus yang disimpan dalam cover sehingga magnet ini akan memperkokoh dudukan diatas tangki motor.

Adjie-100“Pokoknya kita jamin aman bro.. tank bag ini gak bakalan jatuh dari motor selama perjalananan touring, walaupun bikersnya melewati jalan rusak atau jalanan berliuk-lik pegunungan, kecuali kalau bikernya yang jatuh ama motornya.. ha-ha-ha,” papar bro Adji yang lagi jualan di lokasi Otobursa.

Nah, ketika anda ingin menjauh dari motor, ‘tank bag’ tadi dengan mudah bisa diangkat, kemudian ‘tank bag’ langsung dijinjing atau dijadikan ransel untuk sebuah perjalanan lanjutan (tanpa motor).

“Buat mereka yang kerja kantoran, atau ada proyek di lapangan, atau juga mereka lagi kuliah, pakai tank bag ini bener-bener sangat membantu, dari pada anda harus capek-capek bawa ransel yang di sandarin ke punggung, lebih baik pakai tank bag saja, tinggal plug in saja di diatas tangki motor. Kalau pakai motor bebek atau skutik, mau tak mau tank bag ini jadi ransel,” imbuh Bro Adji lagi sambil membuka-buka ‘tank bag’ di motornya.

Info lengkap tentang produk ini silahkan hubungi Bro Adji dan Bro Adit melalui www.7gear-road.com atau email




Read More....